TUA ITU PASTI , MENJADI DEWASA ITU PILIHAN

Jumat, 25 November 2011

Mario Teguh :)

Untukmu yang letih, bisikkanlah ini ...

Tuhanku yang amat aku cintai,
lihatlah wajahku yang letih ini ...

... yang telah berupaya menuruti tuntunanMu
untuk bekerja keras dalam kejujuran,
untuk kebaikan hidupku dan kebahagiaan keluargaku,
tapi ...

yang belum dihargai dengan baik oleh sesamaku ...

Aku yang dicari saat aku tak ada,
tapi yang diabaikan saat aku ada,
yang diperintah tanpa mengukur kekuatanku,
yang dimarahi tanpa perduli hatiku pun bisa sakit,
yang disebut namaku hanya dalam kemarahan,
yang dihargai seperti aku lebih murah dari perabot rumah mereka.

Tapi itu semua bukan salahMu.

Ini pasti karena aku belum cukup memampukan diriku.

Besok, aku akan mencoba lebih berani lagi,
berupaya lebih bertenaga lagi,
dan bertahan lebih sabar lagi.

Besok, aku akan memperpanjang setiap menitku
dengan doa dan kerja keras,
akan kuperindah setiap menitku dengan kesyukuran,
dan akan kujadikan setiap menitku bernilai,

karena aku khawatir waktuku akan habis
sebelum aku sepenuhnya mampu membahagiakan
ibu dan ayahku, kekasih hatiku, anak-anakku,
dan mereka yang kucintai dan yang mencintaiku.

Tuhan ... biarkanlah aku menangis sebentar,
dan jika nanti aku terlelap dalam isakku,
lepaskanlah letih dari ototku,
bersihkanlah pikiranku dari bebannya,
usirlah momok dari hatiku,
dan haluskanlah jalan nafasku.

Tuhan, sayangilah aku, selamatkan dan
sejahterakankah kekasih kecilMu yang letih ini.

Aamiin



Adik-adikku yang baik hatinya, katakanlah …

Hidup saja tidak cukup.

Aku harus menjadi pribadi yang damai, kuat, dan berpengaruh.
...
Akulah penentu masa depanku sendiri.

Dan masa depan akan melihatku sebagai pribadi yang penting bagi kebaikan hidup sesamaku.

Masa depan, tunggulah kedatanganku …

Akulah pemimpinmu.




Jika engkau merasa dunia ini hanya penderitaan, yang kejam, dan memedihkan, maka ...

"Setiap jam melukaimu, dan yang terakhir akan mematikanmu."

Tapi jika engkau melihat dunia ini indah, ramah, dan membahagiakan, maka ...
...
"Setiap jam memanjakanmu, dan yang terakhir akan membebaskanmu."

Dunia, hanya seindah keceriaanmu untuk mensyukuri kehidupan.



Kekecewaan adalah kekuatan
yang seharusnya menjadikan Anda
berlaku lebih tegas untuk
tidak dikecewakan lagi.

... Orang yang sering kecewa,
biasanya tidak belajar dari
kesalahan atau pengingkaran janji,
tetap mengulangi
cara memutuskan yang salah,
dan mempercayai orang
yang suka dusta atau khianat.

Jika kita ikhlas belajar
dari kekecewaan kecil,
kita tidak akan dipaksa merasakan
pedihnya kekecewaan besar.



Adik-adik saya yang muda dan baik hatinya,

Janganlah merasa santai dalam memboroskan waktu karena merasa hidup Anda masih panjang.

Tugas Anda adalah berhasil semuda mungkin.
...
Orang yang santai saat muda karena berencana untuk bekerja keras saat tua, akan tetap bekerja keras sampai masa tua yang seharusnya sudah damai.

Anda masih muda, segar, kuat, dan berstamina baik sekarang; gunakanlah kemudaan Anda untuk bekerja keras.

Apakah cerdas, orang yang berencana untuk bekerja keras saat tua dan lemah?

Bekerja keras itu harus, jika tidak sekarang, nanti di masa tua yang renta.

Rajinlah, dan berhasillah semuda mungkin.



MENGAPAKAH KESETIAAN ITU PEDIH?

Kesetiaan itu pedih, JIKA engkau mempercayai penipu, dan memaksa dirimu setia kepada yang menelantarkanmu.

Setialah kepada dia yang juga setia kepadamu.



Engkau yang tetap mengharapkan cinta dalam penelantaran, sadarkanlah dirimu …

Engkau semakin menua, dan dengan kesedihan itu engkau menjadi semakin kurang menarik bagi orang lain yang mungkin akan lebih memuliakanmu.

Mengapakah kau korbankan kebaikan hati dan dirimu untuk orang yang tidak merawat hatimu?
...
Apakah hatimu juga buta terhadap kesedihan orang tua dan mereka yang menyayangimu – yang tak rela melihat penistaan atas dirimu?

Seberapa lumpuhkah pikiranmu dan seberapa mati rasa-kah hatimu, sehingga engkau merendahkan dirimu dalam pengemisan tak berjawab seperti itu?

Hormatilah dirimu, jika engkau ingin mendapatkan cinta yang menghormatimu.

Pengemis cinta hanya sesuai bagi penelantar cinta.



Engkau yang tetap mengharapkan cinta dalam penelantaran, sadarkanlah dirimu …

Engkau semakin menua, dan dengan kesedihan itu engkau menjadi semakin kurang menarik bagi orang lain yang mungkin akan lebih memuliakanmu.

Mengapakah kau korbankan kebaikan hati dan dirimu untuk orang yang tidak merawat hatimu?
...
Apakah hatimu juga buta terhadap kesedihan orang tua dan mereka yang menyayangimu – yang tak rela melihat penistaan atas dirimu?

Seberapa lumpuhkah pikiranmu dan seberapa mati rasa-kah hatimu, sehingga engkau merendahkan dirimu dalam pengemisan tak berjawab seperti itu?

Hormatilah dirimu, jika engkau ingin mendapatkan cinta yang menghormatimu.

Pengemis cinta hanya sesuai bagi penelantar cinta.



Cinta berkembang dalam rasa hormat, dan mati dalam pengabaian.

Jika dia mencintaimu, dia akan menghormatimu, dan tak akan menelantarkanmu dalam pengabaian.



"Cinta membijakkan orang bodoh, dan membodohkan orang bijak."

Mungkin itu sebabnya, kita melihat orang-orang sederhana menemukan belahan jiwa masing-masing, dan hidup berbahagia dalam keluarga yang rukun dan setia.

Dan pasti itu juga sebabnya, orang-orang bijak nan tenar rontok dari kemuliaannya karena jatuh cinta dengan orang yang salah, atau jatuh cinta dengan cara yang salah.
...
Hmm ...

"Cinta berpihak kepada ketulusan, bukan kepada nafsu."
Air mata adalah embun dari keindahan cinta.

Maka alangkah kejamnya orang yang mengubah embun cinta itu menjadi air mata kepedihan, dengan mengkhianati janji cintanya.

Berhati-hatilah.
...
Segala sesuatu datang melingkar.

Kebaikan datang kembali sebagai kebaikan yang lebih besar.

Dan pengkhianatan datang kembali dengan pengkhianatan yang lebih pedih.

Senin, 21 November 2011

Mario Teguh

Engkau yang sedang terluka oleh duri cinta,

Sini ... datanglah mendekat kepadaku ...

Cinta itu seperti mawar,
yang bukan mawar jika ia tak berduri,
dan bukan cinta jika ia tak mengenalkanmu
kepada kepedihan.

Cinta itu tak harus buruk untuk memedihkan hati,
karena bahkan keindahan dari kerinduan dalam cinta pun –
pilunya tak tertandingi oleh setajam-tajamnya sembilu.

Cinta …

Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki,
daripada memiliki yang tak bisa kau cintai.

Minggu, 20 November 2011

jika aku harus memilih,
aku LEBIH BAIK tidak mengenalmu,
daripada aku harus melupakanmu

Right Here Waiting

Oceans apart day after day
And I slowly go insane
I hear your voice on the line
But it doesn't stop the pain

If I see you next to never
How can we say forever

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

I took for granted, all the times
That I though would last somehow
I hear the laughter, I taste the tears
But I can't get near you now

Oh, can't you see it baby
You've got me goin' Ccrazy

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

I wonder how we can survive
This romance
But in the end if I'm with you
I'll take the chance

Oh, can't you see it baby
You've got me goin' crazy

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

Pengikut